Category Archives: Berita

Monitoring Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Pituruh ke Penyelenggaraan Hajatan

Category : Berita

Monitoring Penyelenggaraan Hajatan di masa pandemi covid

Kamis, 13 Agustus 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kecamatan Pituruh mengunjungi beberapa tempat pelaksanaan hajatan.

Penyelenggaraan kegiatan hajatan / resepsi pernikahan pada kondisi Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid 19). di Kabupaten Purworejo khususnya di wilayah kecamatan Pituruh, dimana sudah diatur ketentuan-ketentuan dalam menyelenggarakan hajatan/resepsi dimasa Pandemi Virus Covid 19, diantaranya sebagai berikut Resepsi Pernikahan tidak dapat diselenggarakan apabila situasi riil disuatu wilayah tersebut terdapat kasus penularan Covid 19 dan Resepsi Pernikahan dapat diselenggarakan apabila situasi riil disuatu wilayah tersebut dalam keadaan aman/tidak terdapat kasus Penularan Covid 19 dan telah mendapatkan ijin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kecamatan Pituruh dengan ketentuan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan resepsi pernikahan tetap mentaati protokol kesehatan dan keamanan.

Masyarakat dihimbau bagi yang ingin melaksanakan hajatan/resepsi di masa pademi Virus Covid 19 untuk selalu mematuhi dan menaati aturan yang sudah ada, terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan.



Adaptasi kebiasaan baru di Salon, barbershop, dan tukang cukur

Category : Berita

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020, protokol kesehatan penting diterapkan di salah satu jenis fasilitas umum, yaitu di salon, barbershop, dan tukang cukur. Peran pelanggan/pengunjung di salon, barbershop, dan tukang cukur sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Fokus bagi pelanggan/pengunjung, pastikan diri sehat sebelum datang ke salon/barbershop/tukang cukur. Jika sakit tetap di rumah, dan jika gejalai berlanjut, periksakan diri di fasilitas kesehatan. Bawa peralatan pribadi yang akan digunakan untuk perawatan rambut/kecantikan, termasuk alat make up. Saat tiba di rumah, segera mandi dan ganti pakaian, lalu bersihakn dan disinfeksi alat pribadi seperti hand phone, kacamata, tas, dll.

Mari tetap laksanakan protokol kesehatan di era Adaptasi Kebiasaan Baru agar tetap sehat dan aman di masa wabah Covid-19.

Sumber


Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar dan Mall

Di era adaptasi kebiasaan baru, kita tetap menjalankan protokol kesehatan di pasar dan mal. Mari kita simak videonya.

Siapkan tas belanja, hand sanitizer dan catatan belanja agar tidak berlama-lama di pasar. Selalu ingat adaptasi kebiasaan baru, ya. Cek keamanan dan kebersihan sebelum dan sesudah berbelanja. Wajib pakai masker dan jaga jarak minimal 1 meter. Hindari menyentuh area wajah.

Tidak menyentuh barang-barang yang dipajang. Biasakan transaksi digital atau bayar pakai uang pas. Jika tidak memungkinkan, pisahkan uang kembalian, lalu bersihkan tangan dengan hand sanitizer. Pastikan kita membelanjakan bahan pangan yang segar dan sehat untuk keluarga.

Setelah kembali ke rumah, biasakan untuk langsung mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, biasakan selalu ber-PHBS. Semua bahan pangan yang dibeli dicuci dengan air bersih.

Adaptasi kebiasaan baru melibatkan kita semua..

Sumber


Adaptasi Kebiasaan Baru (new habit)

Category : Berita

Apakah kehidupan kita saat ini berubah? Adaptasi Kebiasaan Baru mengingatkan kita bahwa Covid-19 masih mengancam. Ini merupakan langkah penyesuaian yang harus dilakukan untuk kehidupan yang lebih baik.

Dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tetaplah menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan karena ini dunia kita.

Tetap disiplin pakai masker, perhatikan kelompok rentan, konsumsi makanan gizi seimbang, sering CTPS, disinfeksi lingkungan, disiplin jaga jarak, jaga daya tahan tubuh dengan olahraga.
Adaptasi kebiasaan baru mengharuskan kita untuk tetap waspada.

Adaptasi Kebiasaan Baru di Tempat Kerja

Sumber



Sosialisasi Covid 19 di wilayah kerja UPT Puskesmas Pituruh

Sosialisasi Covid 19 di Desa Kalikotes

Covid 19 adalah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona yang dinyatakan oleh WHO sebagai pandemi. Daya sebar penyakit ini cepat dan meluas. Penyakit ini menular melalui percikan ludah penderita(droplet) bahkan akhir ini WHO mengumumkan bahwa COVID 19 dapat menular melalui airborne (udara). Faktor risiko yang memperberat penyakit ini adalah faktor usia(anak-anak dan lanjut usia), penyakit bawaan seperti DM, Hipertensi, asma, kanker, autoimun serta kehamilan.

Kabupaten Purworejo termasuk dalam zona merah karena tingginya jumlah kasus covid terkonfirmasi. Di wilayah Puskesmas Pituruh sendiri terdapat satu kasus terkonfirmasi yang berasal dari kluster gowa. Untuk itu pelaksana program promosi kesehatan UPT Puskesmas Pituruh (Prasojo SKM dan Nofiati Wulandari, SKM) gencar melakukan sosialisasi di seluruh  desa wilayah Puskesmas Pituruh. Petugas berkeliling ke 25 desa binaan. Bekerjasama dengan lintas sektor dan perangkat desa setempat. Dengan menggunakan mobil bak terbuka dan pengeras suara berkeliling desa mengedukasikan cara penularan, cara pencegahan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (tetap di rumah atau stay at home , jika terpaksa keluar rumah wajib memakai masker, cuci tangan pakai sabun,  tidak berkerumun atau menghindari kerumunan dan physical distancing, menerapkan etika batuk.

Sosialisasi Covid 19 di Desa Tunjungtejo

Bagi pendatang dari luar kota Purworejo diwajibkan untuk melapor ke posko covid desa setempat dan memeriksakan diri (skrining) di puskesmas. Apabila ada gejala demam, batuk, pilek harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, jika gejala bertambah parah atau sesak nafas segera ke puskesmas/rumah sakit.

Ayo cegah penularan COVID 19


Cegah Corona, UPT Puskesmas Pituruh semprot cairan disinfektan tempat-tempat umum

Category : Berita

Penyemprotan disinfektan di Masjid Jami’ Al Islakh Desa Megulunglor

Cegah corona, UPT Puskesmas Pituruh semprot cairan disinfektan tempat-tempat umum khususnya wilayah kerja UPT Puskesmas Pituruh

Untuk mecegah merebaknya virus  corona, seluruh element bersatu padu melakukan penyemprotan disinfektan. mereka yang ikut dalam kegiatan itu diantaranya dari lintas sector seperti : TNI, POLRES, Pemerintah Desa, Petugas dari kecamtan , Puskesmas hingga masyarakat sekitarpun ikut membantu kegiatan.

Pembersihan dan penyemprotan disinfektan dilakukan ditempat ibadah, kantor desa, pasar, sekolah, dan tempat-tempat umum lainnya.

P2 (Arif Subarkah.S.ST) mengatakan kegiatan ini dilakukan sesuai dengan jadwal 25 desa ( 5 desa atas dan 20 desa bawah ). Petugas puskesmas dibantu atau kerjasama dengan lintas sector dan jajarannya. Kegiatan ini dalam rangka menekan penyebaran virus corona yang lain merebak di Indonesia agar tidak mewabah.

Selain melakukan penyemprotan , UPT Puskesmas Pituruh juga memberikan sosialisasi  atau himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protocol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah dengan cara : membiaskan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), memakai masker dan jaga jarak  ucap Prasojo selaku PJ Program Promkes UPT Puskesmas Pituruh


Pengarahan Gugus Tugas Covid 19 kepada penyelenggara hajatan di era new normal

Category : Berita , Kegiatan Puskesmas

Memasuki era new normal semua kegiatan harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid 19. Dengan kebiasaan baru berperilaku hidup bersih dan sehat selalu diutamakan. Untuk itu gugus tugas covid 19 Kecamatan Pituruh menyelenggarakan acara pengarahan penyelenggaran hajatan di Kecamatan Pituruh. Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2020 di aula Kecamatan Pituruh yang dihadiri oleh 39  Peserta penyelenggara hajatan bersama ketua panitia hajatan dan kepala desa setempat.

Acara ini menhadirkan narasumber dari gugus covid 19 Bapak camat Pituruh, Koramil , Polsek Pituruh serta Puskesmas Pituruh dan Puskesmas Karanggetas.

Pada kesempatan ini dihimbau kepada penyelenggara hajatan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan semua penyelenggara dan tamu undangan untuk memakai masker serta menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, tidak bersalaman dan menjaga jarak antar tamu. Tamu juga diukur suhu tubuhnya oleh tim gugus covid desa yang bertugas. Tamu dengan suhu lebih dari 370C tidak diperkenankan turut menghadiri acara.

Terapkan new habit di era new normal.


Contoh Spanduk Idul Adha di era New Normal

Contoh Spanduk Idul Adha 1441 di era new normal

Disini anda bisa mengunduh materi pencegahan Covid-19 yaitu Flyer Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pelaksanaan Idul Adha seperti sholat Idul Adha dan pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban, materi dalam format PDF dapat di cetak berupa Spanduk, benner dll untuk mengingatkan masyarakat di era new normal.

Download